• Webet188 : member yang mengikuti bet-bet yang mencurigakan ( ghost betting liga bawah ) , akan kami suspend atau tutup iD tanpa negosiasi lagi. . . . . . . .
jackpot
USD
+62852 8000 5522
 
webet188
 
+62852 8000 5522

Pratinjau Bayern Munich vs Atletico Madrid

Pratinjau Bayern Munich vs Atletico Madrid webet188

Webet188 – Tertinggal 0-1 di leg pertama di kandang Atletico Madrid, jelas tidak gampang bagi FC Bayern Munchen untuk melakukan comeback. Kegagalan mereka untuk mencetak gol di Vicente Calderon berarti membuat Bayern harus mengalahkan Atletico dengan selisih dua gol.

Ini tidak semudah mengucapkannya, karena jika mereka sampai kebobolan oleh pasukan Diego Simeone, kapanpun kebobolannya, maka hampir tamatlah riwayat pasukan Pep Guardiola.

Pada leg pertama, Atletico menekan tinggi pada awal pertandingan. Ini membuat Bayern tidak nyaman. Atletico pada akhirnya mampu mendapatkan penguasaan bola di wilayah yang lebih tinggi di lapangan sehingga pembangunan serangan mereka tidak perlu terlalu memakan banyak waktu dan tenaga.

Memahami Tiga Senjata Utama Atletico

Guardiola harus sadar, senjata andalan pertama Atletico adalah permainan menekannya ini. Mereka tidak segan untuk mengejar lawan sampai ke wilayah yang sangat tinggi. Jika memang harus dikejar sampai ke tiang corner Bayern, mereka akan melakukannya. Guardiola tidak bisa kompromi lagi dengan taktik lawannya ini. Sedikit saja kesalahan akan berakibat fatal.

Masalahnya lagi, jika Bayern mampu mengalirkan bola ke dekat pertahanan Atletico, mereka sudah siap menghadangnya dengan intersep dan juga tekel. Ini akan mematikan skema operan Bayern. Praktis hanya wilayah belakang dan sayap saja yang akan kosong bagi Bayern untuk membangun serangan.

Sementara Simeone akan senang-senang saja membiarkan lawannya itu menguasai bola di wilayah pinggir lapangan, apalagi pertandingan dini hari nanti akan dimainkan di Allianz Arena.

Senjata andalan kedua milik Atletico adalah formasi 4-4-2 yang membuat masalah demi masalah untuk Bayern. Hanya para pemain sayap Atletico yang menjadi sumber serangan mereka . Tapi jangan terlena dengan kata “hanya”, karena para pemain sayap Atletico lah yang paling sering membuka ruang yang sebentar dan tidak sering, tetapi sangat mematikan.

Ketika merasa terancam, Atletico akan tetap mempertahankan bentuk 4-4-2-nya dalam bertahan. Ini yang membuat operan Bayern menuju area penalti akan berakhir dengan intersep yang dilakukan oleh para pemain Atletico. Jika sudah demikian, mereka bisa memanfaatkan kedua penyerang mereka di depan untuk disuapi dengan counter-attack.

Kemudian juga jika Bayern membangun serangan dengan sabar dan lambat, maka Atletico akan menaikkan bentuk 4-4-2-nya lebih ke depan.
Ini yang menjadi kesalahan FC Barcelona di perempatfinal leg kedua ketika mereka bermain dengan lambat. Lambatnya Barca membuat Atletico bisa mengatur ulang bentuk posisi mereka dalam bertahan. Jadi kesabaran jelas bukan cara menghadapi Atletico.

Senjata terakhir Atletico adalah pertahanan mereka. Rasanya di poin terakhir ini kami tak perlu lagi menjelaskannya. Atletico baru kebobolan 26 gol dari 53 pertandingan mereka di segala kompetisi di musim ini. Mereka juga baru kebobolan lebih dari dua gol dalam satu pertandingan hanya sebanyak satu kali, yaitu saat mereka disingkirkan secara mengejutkan oleh Celta de Vigo dari perempatfinal Copa del Rey.

Simeone Tidak Akan Melakukan Perubahan

Setelah memahami tiga senjata utama Atletico di atas, itu saja tidak cukup bagi modal Bayern untuk menghentikan mereka jika menang selisih dua gol adalah tujuan Bayern. Justru itu yang akan menjadi masalah yang lebih besar.

Kenapa ini bisa jadi masalah yang lebih besar? Karena Simeone pasti akan tetap pada prinsip permainannya di atas. Tidak ada yang perlu diperbaiki jika tidak ada yang rusak, bukan? Taktik Atletico jelas tidak “rusak”. Taktik mereka sangat efektif.

Ketiga senjata mereka bekerja baik dalam menghadapi Bayern. Simeone mungkin ingin mencetak satu gol tandang di Munchen. Ia punya formula tepat untuk melakukannya. Kalaupun tidak mau, ia bisa bermain bertahan lebih sabar dan hanya mengeluarkan senjata nomor satunya (pressing) jika sedang ketinggalan saja.

Apalagi dini hari nanti ia sudah bisa menurunkan bek andalannya, Diego Godin.

“Kami beruntung memiliki empat bek tengah andalan,” kata Simeone. “Kehadiran Godin sangat penting tapi performa Gimenez, Hernandez, dan Savic juga memberikan kami rasa aman.”

Kegigihan Saja Tidak Cukup Bagi Bayern

Seperti yang sudah kami sampaikan pada  analisis pertandingan  di leg pertama, Bayern menciptakan beberapa masalah bagi Atletico di babak kedua dengan bermain lebih menyerang. Kita mungkin sama-sama sadar, jika waktu diperpanjang, Bayern mungkin bisa mencetak gol.

Masalahnya, sepakbola hanya berlangsung 90 menit di leg pertama (di leg kedua masih ada kemungkinan extra time). Jika kegigihan dan keteguhan taktik adalah satu-satunya cara Guardiola, mereka mungkin bisa melakukannya, hanya memang akan sangat menguras fisik dan mental, alias tidak efisien (meskipun efektif).

Yang jelas, dengan sudah sembuhnya bek tengah Jerome Boateng, maka David Alaba bisa kembali bermain sebagai bek kiri sehingga akan banyak membantu serangan Bayern di sayap. Apalagi Franck Ribery juga sudah dipastikan bisa merumput.

Namun selain itu, Guardiola sepertinya harus menyiapkan rencana cadangan. Cara bermain possession-nya bisa ia lupakan sejenak khusus melawan Atletico dini hari nanti. Jika ia masih teguh dengan prinsip possession-nya, maka kegigihan dan keteguhan taktikal secara menyeluruh harus Bayern lakukan, meskipun itu semua mungkin tidak akan cukup.

Beberapa Cara untuk Mengalahkan Atletico

Taktik Atletico sudah begitu efektifnya, meskipun juga tidak efisien karena bermain seperti itu akan menguras fisik dan mental para pemain Atletico. Namun, bukan berarti mereka tidak memiliki kelemahan.

Jika mau menerka-nerka apa kira-kira kelemahan mereka, kami punya beberapa tebakan. Namun, Anda harus sadar jika yang kami tulis ini adalah pemahaman taktikal di atas kertas, karena di atas lapangan tidak semudah kami menulis pratinjau ini, apalagi Simeone adalah pelatih yang jenius yang pastinya memiliki perubahan taktik jika caranya tidak efektif.

Pertama-tama, sepakbola possession bukan merupakan cara terbaik untuk mengalahkan Atletico. Guardiola harus memahami hal ini. Sehingga, berikan penguasaan bola kepada Atletico, kah?

Jawabannya “iya, tapi gak gitu-gitu amat.” Karena kami tidak bilang bahwa Bayern harus dengan sengaja memberikan penguasaan bola kepada Atleti, ini adalah hal yang bodoh.

Poin utamanya adalah mundur alih-alih naik untuk mendapatkan penguasaan bola kembali. Garis pertahanan yang tinggi adalah makanan empuk Atletico. Jika 6-8 pemain Atleti bisa dipancing sampai ke wilayah Bayern, maka selanjutnya adalah untuk merebut bola dan melakukan serangan balik kepada mereka.

Karena gol memenangkan pertandingan tapi pertahanan memenangkan kejuaraan. Ini juga sama berlakunya bagi counter-attack. Bayern bisa saja memancing Atletico untuk naik dan mendapati mereka out of position ketika diserang balik.

Hal selanjutnya yang harus dilakukan Bayern adalah mengalirkan bola dengan cepat. Jika mereka tidak bisa melakukan operan-operan pendek yang cepat karena lini tengah yang penuh oleh pemain Atleti, mereka bisa melakukannya dengan long ball.

Sedangkan salah satu syarat  long ball yang sukses adalah jika kotak penalti tidak dipenuhi oleh pemain lawan, sehingga kombinasi bertahan dalam dan serangan balik ini bisa menjadi senjata Bayern.

Untuk itu juga Bayern membutuhkan Thomas Mueller dini hari nanti. Pergerakannya bisa membuka ruang baginya maupun bagin rekan-rekannya, khususnya Robert Lewandowski, apalagi jika ia didukung oleh taktik permainan yang jitu.

Sedangkan bagi Atletico, Saul Niguez kembali bisa berperan kunci dini hari nanti mengingat kecepatannya lah yang sepertinya akan kembali diandalkan lagi oleh Atletico untuk membongkar pertahanan Bayern.

Kesimpulan

Ini adalah kesimpulan analisis kami. Sedangkan kesimpulan pertandingan sendiri baru akan ada besok subuh. Meskipun sejujurnya menarik, apa yang terjadi dini hari nanti di atas lapangan bisa jadi berbeda dengan yang sudah kami jelaskan di atas.

Beberapa hal yang menjadi sorotan kami adalah bahwa Atletico sudah memiliki taktik yang efektif. Mengalahkan mereka akan sangat membutuhkan eksekusi yang sempurna dari Bayern, dan sebenarnya Bayern sudah memiliki spesifikasi yang tepat untuk melakukannya.

Namun, ketinggalan 0-1 dan butuh menang dengan selisih dua gol sepertinya akan menjadi jalan yang terjal bagi Guardiola. Begitu juga Bayern tidak boleh lengah dan menerka jika Atletico akan bermain aman dan bertahan saja.

“Mari bermain dan menang. Kami tahu jika hasil imbang saja sudah bisa membuat kami lolos [ke final], tapi kami tidak bisa berpikir demikian. Kemenangan adalah inti dari permainan,” kata Simeone dalam konferensi pers menjelang pertandingan dini hari nanti.

Jika Atletico benar-benar ingin menang (bukan imbang), maka mereka akan memainkan taktik yang sama dengan yang selama ini. Begitu juga Bayern yang memiliki taktiknya sendiri.

Pertandingan nanti adalah pertandingan yang mempertemukan dua taktik yang berbeda, taktik yang saling bertolak belakang. Hal tersebut yang akan membuat pertandingan dini hari nanti patut ditunggu, karena pertandingan nanti bukan hanya soal taktik –yang hanya akan membuat pertandingan seimbang–, melainkan soal keteguhan hati dan kegigihan –yang akan membuat salah satu dari mereka yang akan menjadi pemenang.

Metode Pembayaran

ewallet crypto baru bank baru

JADWAL OFFLINE BANK

anda bisa pasang taruhan pada saat bank offline.