• Webet188 : member yang mengikuti bet-bet yang mencurigakan ( ghost betting liga bawah ) , akan kami suspend atau tutup iD tanpa negosiasi lagi. . . . . . . .
jackpot
USD
+62852 8000 5522
 
webet188
 
+62852 8000 5522

Ritme Atletico Jelek di Awal

Ritme Atletico Jelek di Awal webet188

Webet188 – Atletico Madrid sukses meraih kemenangan 1-0 ketika bertanding menghadapi Rayo Vallecano. Kendati begitu, mereka memulai dengan buruk.

Tampil di tengah-tengah dua leg semifinal Liga Champions, yang mana leg II akan dihelat tengah pekan depan, Atletico turun dengan sejumlah pemain pelapis. Tidak ada nama-nama seperti Antoine Griezmann, Augusto, Filipe Luis, Fernando Torres, ataupun Koke di starting XI.

Tidak ada pula Diego Simeone di bench. Pelatih Atletico asal Argentina itu dilarang menemani timnya di pinggir lapangan setelah diskors hingga akhir musim lantaran ulahnya pada laga melawan Malaga sepekan silam.

Kala melawan Malaga, Simeone diduga meminta ball boy melempar bola masuk ke lapangan, tepat ketika Malaga sedang melakukan serangan balik. Imbasnya, serangan balik tersebut pun gagal.

Tanpa Simeone, Atletico ditemani oleh asisten pelatih mereka, German Burgos. Di babak kedua, ketika kedudukan tak juga berubah, Griezmann pun dimasukkan. Pada akhirnya, pemain depan asal Prancis itulah yang mencetak gol kemenangan Atletico.

“Ritme para pemain yang memulai pertandingan ini tidak begitu bagus. Tapi, itu wajar karena mereka jarang bermain bersama,” ujar Griezmann seperti dilansir Marca.

“Tapi, mereka berusaha sebisa mungkin untuk memenangi laga ini, sama seperti tiap-tiap pemain di tim ini yang diminta untuk main.”

Atletico sempat memimpin klasemen selama beberapa jam, sampai akhirnya Barcelona menang atas Real Betis. Saat ini, Atletico dan Barca sama-sama mengoleksi nilai 85.

Upaya banding yang diajukan Atletico Madrid atas hukuman pada Diego Simeone ditolak. Alhasil Simeone tetap tak bisa mendampingi timnya menjalani pertandingan sisa La Liga.

Simeone pada Rabu (27/4/2016) lalu dijatuhi hukuman skorsing larangan mendampingi Atletico di tiga pertandingan tersisa musim ini. Sanksi tersebut dijatuhkan menyusul kartu merah yang diterima pelatih asal Argentina itu saat timnya mengalahkan Malaga 1-0.

Di tengah laga, tiba-tiba ada bola masuk lapangan. Simeone pada awalnya diduga sebagai pelempar bola tersebut, meski dalam tayangan ulang tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Tapi sesuai aturan yang berlaku, Simeone sebagai orang dengan posisi tertinggi di tim pelatih, dia mesti diusir ke bangku stadion. Dalam sidang yang digelar kemudian, Simeone dinyatakan bersalah dan dihukum tiga laga.

Metode Pembayaran

ewallet crypto baru bank baru

JADWAL OFFLINE BANK

anda bisa pasang taruhan pada saat bank offline.